Misteri Sekolah dan Pasar Ghaib di Garut #328

Tampan akan membuatmu ganteng

andrypein.net : Garut, adalah kota yang ngangenin untuk saya pribadi tapi bukan pasar ghaib nya haha, bukan apa-apa karena aing dulu pernah bekerja setahun sebagai petugas lapangan salah satu opsel plat merah disana.

Mistisnya Garut merupakan pengalaman spiritual tersendiri bwt aing, Garut masih kental akan hal mistisnya dan jelas aing sangat suka hal yang beginian.

Pengalaman mistis ketika tiba-tiba mata ini melihat sekolah dan pasar ghaib ini tentu ada asal-usul nya.

Dan kriiing telepon setengah 10 malam dari korlap mengisyaratkan untuk pergi ke daerah Bungbulang menuju tower si opsel merah disana.

Bungbulang berada di daerah Garut Selatan, karena pekerjaannya mobile alhamdulillah aing khatam utara selatannya Garut walau tidak full 1 map.

Apakah klean bisa membayangkan jalan akses menuju lokasi pada saat tengah malam dan dengan menempuh 3 jam perjalanan?

Dalam hati, OMG Bungbulang dong, jam segini, pakai ada acara trouble segala, tak apa demi pekerjaan dan uang bensin akhirnya gas jalan lah kita.

Awal jalan kami janjian, partner aing yang bawa mobil sampai sana, dan aing tidur sebentar supaya bisa ganti supir dan gantian istirahat.

Pekerjaan tower pun skip dan alhamdulillah beres juga masalahnya, sebagai janji awal sebelum perjalanan mengenai siapa yang akan gantian bawa mobil akhirnya aing nyupir untuk pulang.

Saya masih ingat di daerah mana tiba-tiba mata ini dikasih lihat yang begituan, tepatnya di sebelum Pakenjeng, dimana kondisinya kanan kiri gelap hutan dan jarak lampu rumah ke rumah sangaaaat jauh.

Sekarang begini, nyetir harus fokus kan?

Lalu bagaimana rasanya di daerah hutan-hutan gelap tersebut saya melihat pasar yang ramai, tapi kalau siang hanya hutan biasa.

Bagaimana rasanya pula tiba-tiba pohon besar itu adalah sebuah tiang bendera sekolah, tapi kalau siang ya hanya pohon besar biasa.

Kanan kiri hutan gelap dan ada daerah jurangnya juga loh, waktu itu saya cuma fokus nyetir karena kalau sampai saya sengaja melihat mereka apalagi sampai eye contact, ok aing pasti diikutin sampai pulang.

Alhamdulillah, ketika diberi pemandangan tersebut saya hanya cukup tau, kalau “o iya mereka ada dan punya kegiatan masing-masing“.

Serius loh, justru kalau melihat terlalu lama, saya mungkin bisa celaka dalam berkendara karena fokus terbagi, akhirnya pemandangan pun berubah kembali menjadi jalan malam gelap yang normal seperti biasa.

Mungkin saya cuma dikasih lihat secara dalam sundanya mah “sakerejep“, tapi da tidak sakerejep amat, saya sempat melihat aktifitas mereka.

Ramai disini ya benar ramai layaknya dagang jual beli di dunia manusia berjubel di pasar, namun ini pasar ghaib masalahnya bentuk mereka bukan manusia.

Sekolah? Adaaaa, plus tihang benderanya, Pada belajar? Iya bener belajar sama kaya kita murid-murid sekolah gitu, namun beda alam saja.

Saat partner bangun aing menceritakan garis besar sekolah dan pasar ghaib yang aing lihat selama perjalanan pulang. ggwp

Terakhir, semoga menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada ALLAH SWT.

Dunianya berbeda namun imani lah kalau mereka ada.

Oiya, Jam pulang ya? Jam 2 an cuy, dan langka kendaraan lewat.

*AFK

Leave a comment
error: Nani???